Etnic Fest PGSD 2026 – STKIP Al Maksum

Etnic Fest PGSD 2026 – STKIP Al Maksum

Etnic Fest PGSD 2026 adalah pagelaran budaya tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Al Maksum. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, pada tanggal 1 – 2 Juli 2026 di kampus STKIP Al Maksum dengan mengusung tema “Bersinergi melestarikan budaya dan bahasa, Berwirausaha dengan bangga”

Etnic Fest 2026 bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, menghargai keberagaman suku dan budaya, serta membekali calon guru SD dengan pengalaman praktik pembelajaran berbasis budaya. Mahasiswa PGSD menampilkan berbagai pertunjukan, pameran, dan workshop yang dikemas secara edukatif dan menarik.

Rangkaian Acara
Selama 2 hari, pengunjung disuguhkan:

  • Pembukaan adat: Penyambutan tamu kehormatan dengan tarian tradisional Melayu
  • Pameran Etnik Nusantara: Stand budaya dari berbagai daerah di Indonesia yang karya Mahasiswa PGSD
  • Pertunjukan seni: Tari daerah,
  • musik tradisional,
  • teater dengan tema budaya Melayu Langkat
  • dan fashion show busana dari barang bekas
  • Bazar Kewirausahaan Mahasiswa PGSD

Kemeriahan Etnic Fest 2026 semakin istimewa dengan kehadiran para tamu kehormatan:

  • Sultan Langkat(Tuanku Sultan Ariefanda Aziz Abdul Djalil Rahmad Shah)
  • Perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Langkat(Yuni Arini Nasution dan Juan)
  • *Putri Budaya Kabupaten Langkat 2025 (Feby Inge Dwiyanti, S.Pd)
  • Putri Pariwisata Kabupaten Langkat 2023( Sharoma Husni, S.Pd)
  • Ketua STKIP Al Maksum(Pradana Chairy Azhar, S.Pd., M.Psi)
  • Wakil Ketua 1 Bidang Akademik dan Wakil Ketua 3 Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerjasama dan Humas STKIP Al Maksum
  • Kepala Prodi IPA, PBI, PTI dan IPS
  • Kepala Prodi PGSD beserta Seluruh Dosen Prodi PGSD STKIP Al Maksum

Kehadiran beliau-beliau menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya kampus dalam mencetak guru SD yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berbudaya serta berwirausaha muda.

Etnic Fest PGSD 2026 bukan sekadar event biasa. Ini adalah ruang belajar, ruang apresiasi, dan ruang kolaborasi antara kampus, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menjaga warisan budaya Indonesia.
Dalam kata sambutannya Kepala Prodi PGSD berpesan melalui kegiatan ini, kami berharap lulusan PGSD mampu menjadi agen pelestari budaya di sekolah dasar dan siap berwirausaha yang cerdas.