Harmonisasi Sains dan Kelestarian Alam di PT Aice serta Kawasan Danau Toba

Harmonisasi Sains dan Kelestarian Alam di PT Aice serta Kawasan Danau Toba

Selama dua hari (12-13 Juni 2026), mahasiswa dan dosen Prodi Pendidikan IPA STKIP Al Maksum melakukan perjalanan penuh makna dengan tema “Eksplorasi Lingkungan: Harmonisasi Sains dan Kelestarian Alam di PT Aice serta Kawasan Danau Toba.”

Perjalanan ini bukan sekadar liburan, melainkan langkah nyata dalam memadukan teori sains di ruang kelas dengan realitas industri modern serta keindahan ekosistem alam. Mulai dari melihat kecanggihan teknologi pangan hingga mengamati langsung pelestarian lingkungan di salah satu danau vulkanik terbesar di dunia.

Lokasi: PT Aice Sumatera Utara

Memasuki area industri PT Aice, mahasiswa diajak melihat langsung bagaimana prinsip-prinsip sains—mulai dari termodinamika, sistem higienitas, hingga teknologi otomatisasi—diterapkan dalam skala besar. Kunjungan edukasi ini memberikan pandangan baru bahwa ilmu IPA sangat dekat dan aplikatif dalam industri pangan modern. Belajar sains jadi terasa lebih seru (dan manis!) lewat pengalaman langsung ini.

Lokasi: Kawasan Danau Toba

Eksplorasi berlanjut ke ikon Sumatra Utara, Danau Toba. Di sini, fokus beralih pada kegiatan penelitian lingkungan dan pengabdian. Mahasiswa mengamati langsung keanekaragaman hayati, kondisi ekosistem perairan, serta berdiskusi mengenai pentingnya menjaga harmoni antara pariwisata, geologi, dan kelestarian alam sekitar. Sebagai calon pendidik IPA, menjaga bumi adalah bagian dari tanggung jawab ilmiah kita.

Kami belajar bahwa sains tidak hanya ada di dalam buku, tapi hidup di sekitar kita—baik dalam kecanggihan teknologi maupun dalam setiap sudut kelestarian alam yang harus kita jaga. Science is fun, nature is beautiful.

STKIP Al Maksum dan Bawaslu Langkat Bersinergi Tingkatkan Kesadaran Demokrasi Mahasiswa

STKIP Al Maksum dan Bawaslu Langkat Bersinergi Tingkatkan Kesadaran Demokrasi Mahasiswa

STKIP Al Maksum kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang berbasis praktik dan pengalaman profesional melalui kegiatan Bawaslu Mengajar. Kegiatan ini difasilitasi oleh STKIP Al Maksum dengan menghadirkan narasumber dari Bawaslu Kabupaten Langkat, yaitu Ahmad Kurniawan Harahap.

Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Kurniawan Harahap menyampaikan materi mengenai peran dan fungsi Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi, pentingnya pengawasan partisipatif, pencegahan pelanggaran pemilu, serta tantangan pengawasan di era digital. Mahasiswa juga diberikan pemahaman tentang bagaimana generasi muda dapat berkontribusi dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari para mahasiswa. Berbagai pertanyaan terkait pengawasan pemilu, partisipasi masyarakat, dan peran mahasiswa dalam mengawal demokrasi menjadi topik yang menarik perhatian peserta.

Dosen STKIP Al Maksum, Mustafa Habib, M.Pd menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Kabupaten Langkat atas kesediaannya berbagi ilmu dan pengalaman kepada mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi demokrasi serta menumbuhkan kesadaran mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu di Indonesia.

Melalui program Bawaslu Mengajar, STKIP Al Maksum terus berupaya memperkuat sinergi dengan berbagai lembaga dan menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara.